Berbagi pengetahuan, dari mana saja, dari siapa saja, untuk semua

Generasi Awal Kapal Bertenaga Nuklir

Tahukah kalian bahwa USS Nautilus (SSN-571) adalah kapal selam bertenaga nuklir pertama di dunia? Laboratorium Penelitian Naval (Naval Research Laboratory) yang berada di bawah angkatan laut Amerika Serikat-lah yang pertama kali memunculkan ide pembuatan kapal selam bertenaga nuklir pada tahun 1939.

Setelah mendapatkan persetujuan dari pemerintah Amerika Serikat, proses pembuatan kapal selam Nautilus SSN-571 dilakukan pada 14 Juni 1952, dan pertama kali beroperasi pada 30 Desember 1954. Proses uji coba dilakukan sepanjang tahun 1955, dan mencapai daya operasional maksimum pada 13 Januari 1955. Nautilus SSN-571 juga merupakan kapal yang pertama kali mampu mencapai kutub utara. Pada tahun 1980 kapal selam ini resmi dipensiunkan setelah 25 tahun beroperasi melakukan 2500 kali penyelaman 513.000 mil laut perjalanan.

Nautilus SSN-571 menggunakan reaktor nuklir dengan tipe S1W yang merupakan kode dari Submarine Type-1 Westinghouse`s yang berarti kapal selam tipe pertama yang dirancang oleh Westinghouse`s Bettis. S1W adalah reaktor nuklir yang memiliki sistem mirip dengan reaktor nuklir konvensional pada umumnya, tetapi memiliki bahan bakar yang berbeda. Pada reaktor nuklir konvensional digunakan UO2 (uranium oksida) berbentuk batang silinder sebagai bahan bakar, sedangkan pada S1W digunakan bahan bakar uranium dan zirconium (U-Zr) berbentuk lapisan plat, dengan suhu operasional maksimal 340 oC.

Skema dari USS Nautilus (SSN-571). Sistem tenaga nuklir terletak pada bagian tengah hingga belakang.

Reaktor bertipe S1W yang digunakan pada USS Nautilus (SSN-571). Sumber gambar: Idaho National Engineering dan Environmental Laboratory.

Selain kapal selam, angkatan laut Amerika Serikat juga membangun kapal induk dan kapal penjelajah (corvet) berdaya nuklir. Kapal induk pertama bertenaga nuklir bernama USS Enterprise (CVN-65) dibuat pada awal tahun 1958 oleh perusahaan industri kapal Newport News dan diluncurkan pada 24 September 1960. Kapal ini memiliki panjang 342 meter dengan bobot 94.780 ton dan mampu mengangkut sekitar 4600 personil.

Ilustrasi umum dari sistem kerja pembangkit nuklir pada kapal.

Reaktor nuklir yang digunakan oleh USS Enterprise adalah A2W (Aircraft carrier Type-2 Westinghouse`s) berpendingin air pada suhu operasional antara 274 hingga 285oC. Kapal ini merupakan kapal pertama yang menggunakan dua buah reaktor nuklir sekaligus, sehingga mampu menghasilkan daya sebesar 280.000 tenaga kuda. Pada 1 Desember 2012 kapal induk ini resmi dipensiunkan.

Kapal Induk USS Enterprise (CVN-65).

Kapal penjelajah bertenaga nuklir pertama yang dimiliki oleh angkatan laut Amerika Serikat dibangun pertama kali pada 6 Juli 1961 di galangan kapal Fore Rivers, Massachusetts milik perusahaan industri kapal Bethlehem. Kapal yang diberi nama USS Long Beach ini menggunakan dua reaktor nuklir bertipe C1W (Corvet Type-1 Westinghouse`s). USS Long Beach ini mampu memproduksi daya sebesar  80.000 tenaga kuda (60 MWe) dengan kecepatan gerak maksimal 30 knots.

Kapal Jelajah (Corvet) USS Long Beach.

Pada tahun 1967-1968, kapal ini dioperasikan di wilayah Asia Tenggara untuk menunjang militer Amerika Serikat pada perang Vietnam. Kapal ini resmi dipensiunkan oleh angkatan laut Amerika Serikat pada tahun 1995. Selama beroperasi selama sekitar 33,5 tahun, USS Long Beach hanya melakukan tiga kali pergantian bahan bakar.

Dengan menggunakan tenaga nuklir, sistem operasional dari kapal bertenaga nuklir ini akan menjadi lebih efektif jika dibandingkan dengan kapal sejenis lainnya yang tidak menggunakan tenaga nuklir. Efektivitas itu disebabkan tidak perlunya pengisian bahan bakar secara berkala sehingga kapal mampu menjelajah dengan jarak yang cukup jauh dalam waktu yang cukup lama.

Bahan bacaan:

Penulis:
Indarta Kuncoro Aji, Mahasiswa Teknik Mesin di The University of Electro Communication, Jepang.
Kontak: indartaaji(at)gmail(dot)com

Mari sebarkan!
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •