Berbagi pengetahuan, dari mana saja, dari siapa saja, untuk semua

Biologi Bagi Kehidupan

Ngapain sih belajar biologi? Memangnya ada manfaatnya gitu? Yang harus dihafal banyak pula!” Eits, jika sobat baru saja mulai belajar biologi, jangan sinis dulu. Biologi sangat banyak manfaatnya lho dalam kehidupan kita. Nah, agar sobat lebih tahu, yuk simak artikel berikut ini! Di sini kita akan mengenal objek biologi, cabang-cabang biologi, dan peran biologi bagi kehidupan.

Ed57-biologi-1

Biologi

Biologi berasal dari kata bios (kehidupan) dan logos (ilmu). Secara istilah, biologi bisa diartikan sebagai ilmu yang mempelajari tentang kehidupan. Suatu ilmu tentu memiliki objek, bukan? Begitu pula dengan biologi. Ketika belajar biologi, kita akan mempelajari makhluk hidup yang diklasifikasikan ke dalam 6 kingdom dan 10 tingkat organisasi kehidupan.

6 Kingdom

Para ahli mengklasifikasikan makhluk hidup dalam 6 kingdom berdasarkan jumlah sel, jenis sel, kemampuan membuat makanan, dan faktor-faktor lain. Keenam kingdom tersebut adalah tumbuhan (plant), hewan (animal), jamur (fungi), protista, bakteria, dan archaebacteria.

Rangkuman karakteristik setiap kingdom.

                                                            Rangkuman karakteristik setiap kingdom.

Tingkat organisasi kehidupan

Ditinjau dari tingkatannya, objek kajian biologi dipelajari dalam 10 tingkat organisasi kehidupan.

Ed57-biologi-31. Molekul

Dalam tingkat molekuler, atom-atom berikatan membentuk molekul. Molekul-molekul tersebut akan menyusun organel-organel sel. Contohnya, membran sel yang tersusun atas molekul-molekul protein, fosfolipid, kolesterol, air, karbohidrat, dan ion-ion lain. Adanya molekul tersebut memungkinkan membran plasma menjalankan fungsinya sebagai bagian luar sel yang memisahkan sel dengan lingkungan sekitarnya.

2. Sel

Sel merupakan unit struktural dan fungsional terkecil dari makhluk hidup. Ada makhluk hidup yang tersusun atas satu sel (uniseluler), dan adapula makhluk hidup yang tersusun atas banyak sel (multiseluler). Setiap sel memiliki organel-organel yang mampu menjalankan fungsinya untuk hidup. Organel sel tersebut diantaranya ribosom, mitokondria, badan golgi, retikulum endoplasma, membran plasma, dan vakuola. Seluruh aktivitas organel tersebut dikontrol oleh inti sel (nukleus).

3. Jaringan

Jaringan merupakan kumpulan sel yang memiliki bentuk, susunan, dan fungsi sama. Kumpulan sel tersebut bekerja sama membentuk dan menjalankan tugasnya sesuai dengan fungsinya. Kajian tentang jaringan dipelajari dalam histologi. Pada makhluk hidup terdapat berbagai macam jaringan, seperti jaringan saraf, jaringan otot, dan jaringan ikat.

4. Organ

Organ merupakan kumpulan beberapa jaringan yang berbeda untuk melakukan suatu pekerjaan yang sama. Contoh organ adalah kulit, jantung, ginjal, dan mata. Organ kulit tersebut oleh beberapa jaringan, yaitu jaringan epitel, jaringan otot, jaringan darah, dan jaringan saraf. Keseluruhan jaringan tersebut bekerja sama menjalankan peran dan fungsinya, seperti melindungi tubuh dari berbagai faktor fisis dan menjadi pertahanan tubuh dari mikroorganisme penyebab penyakit (patogen).

5. Sistem Organ

Kelompok berbagai organ yang berkerja sama untuk melakukan fungsi tertentu. Sistem organ akan membentuk organisme (individu). Kumpulan organ-organ tersebut akan menjalankan fungsi dan tugas yang saling berkaitan. Contoh sistem organ yaitu sistem peredaran darah, sistem pernafasan, sistem pencernaan makanan, dan sebagainya.

6. Organisme

Organisme atau individu tersusun oleh kumpulan sistem organ. Adanya berbagai sistem organ yang memiliki fungsi berbeda, membuat suatu individu mampu melakukan fungsi hidupnya dengan baik. Contoh organisasi kehidupan tingkat organisme adalah seekor kucing, seekor ular, dan seorang manusia.

7. Populasi

Organisasi kehidupan tingkat populasi terbentuk oleh spesies atau organisme yang sejenis. Populasi sendiri merupakan kelompok yang terdiri atas psesies sejenis dan mendiami suatu habitat. Habitat merupakan tempat hidup suatu makhluk hidup. contoh organisasi tingkat populasi adalah sekumpulan banteng, populasi elang Jawa, dan populasi harimau Jawa.

8. Komunitas

Komunitas merupakan sekelompok populasi yang hidup dalam suatu daerah dan menempati lingkungan yang sama. Contohnya adalah komunitas sungai, yang didalamnya terdapat populasi katak, populasi udang, dan populasi plankton.

9. Ekosistem

Ekosistem merupakan beberapa macam populasi yang berinteraksi dengan lingkungan tempat mereka hidup, baik dengan komponen biotik maupun komponen abiotiknya. Di dalam ekosistem, organisasi kehidupan berlangsung sangat kompleks. Antarpopulasi terdapat suatu hubungan simbiosis serta siklus energi dan materi

10. Bioma

Bioma adalah satuan daerah daratan yang luas di bumi bercirikan sejenis tumbuhan dominan di daerah tersebut. Contohnya bioma gurun dan bioma hutan hujan tropis. Di dalam bioma, banyak sekali jenis individu ataupun populasi yang terdapat di dalamnya. Indonesia memiliki bioma hutan hujan tropis, khususnya di pulau Sumatra dan Kalimantan.

Cabang-cabang biologi

Biologi memiliki beberapa cabang ilmu, di antaranya cabang-cabang yang utama adalah botani, zoologi, evolusi, embriologi, genetika, mikrobiologi, dan bioteknologi. Keterangan lebih detailnya dapat dilihat pada tabel.

Biologi sebagai ilmu memiliki banyak manfaat yang tidak bisa dipungkiri, di antaranya:

Ed57-biologi-4

Peranan biologi

  • Membantu dalam menemukan dan mengembangkan bahan kebutuhan pokok manusia, seperti bahan makanan, pakaian, peralatan dan perumahan serta energi.
  • Menemukan berbagai penyebab dan pengobatan berbagai macam penyakit, baik pada manusia hewan, maupun tumbuhan.
  • Penemuan bibit unggul, baik hewan ternak maupun tanaman pertanian yang membantu menyelesaikan masalah pangan.
  • Menyingkap rahasia proses-proses kehidupan, pewarisan sifat, dan gen sehingga dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.
  • Mengkaji dan melestarikan seluk-beluk lingkungan lebih dalam dengan tujuan untuk kelestarian kehidupan.
  • Pengolahan limbah rumah tangga dan industri yang lebih ramah lingkungan dengan menggunakan organisme pengolah limbah yang telah ditemukan peneliti.

Perkembangan biologi jika dimanfaatkan dengan baik tentunya akan membawa nilai positif. Sebaliknya, jika dimanfaatkan secara tidak tepat, akan membahayakan juga. Apa saja bahayanya?

  • Digunakan untuk senjata biologis. Bakteri dan virus yang mematikan dapat digunakan sebagai senjata biologis untuk memusnahkan manusia.
  • Memunculkan organisme strain Dengan adanya rekayasa genetika, sifat-sifat makhluk hidup dapat diubah dengan mudah, termasuk menyisipkan gen jahat yang dapat digunakan untuk membunuh atau meneror manusia.
  • Mengganggu keseimbangan lingkungan. Organisme baru hasil rekayasa manusia dikhawatirkan akan dapat memenangkan kompetisi dan menyingkirkan organisme yang telah ada di alam sehingga dapat menimbulkan ketidakseimbangan alam.
  • Pelanggaran hukum dan nilai-nilai masyarakat. Misalnya ada seorang ibu yang hamil dengan teknik bayi tabung yang spermanya berasal dari bank sperma (tidak dari suaminya). Hal ini tentu akan mengaburkan status anak dan menimbulkan permasalahan di lain waktu.

Sebenarnya, ilmu apapun yang kita pelajari selalu memiliki dua sisi: positif dan negatif. Tapi, hal ini tergantung sekali pada bagaimana kita memanfaatkannya. Memanfaatkan ilmu pengetahuan untuk hal-hal yang negatif hanya akan membawa kerusakan, tidak hanya pada orang lain, tapi sesungguhnya juga bagi diri kita sendiri. Jika kita bisa menebarkan manfaat, membawa senyuman, cinta, dan kedamaian untuk makhluk bumi, mengapa harus mengedepankan ego yang menimbulkan kebencian? :)

Bahan bacaan:

Penulis:

  1. Astari Dwiranti, peneliti di Departemen Bioteknologi dan Neurosains, Surya University. Kontak: astari_dwiranti(at)yahoo.com.
  2. Annisa Firdaus Winta Damarsya, mahasiswi Biological Science, School of Science, Nagoya University, serta penerima beasiswa Indonesia Leadership Award dari Kementrian Agama Republik Indonesia dan Lembaga Nan Unggul Indonesia. Kontak: annisafirdauswd(at)yahoo.co.id