Berbagi pengetahuan, dari mana saja, dari siapa saja, untuk semua

Fisika Alfabet

Judul tulisan ini sekadar pelesetan saja. Sebetulnya tidak ada cabang ilmu fisika yang dinamai fisika alfabet. Akan tetapi, ada banyak elemen alfabet yang dijadikan simbol-simbol tertentu dalam fisika. Lalu, huruf-huruf mana saja yang lazim digunakan dalam fisika dan huruf mana yang tidak digunakan?

Fisika menciptakan berbagai macam besaran dan satuan untuk menggambarkan peristiwa-peristiwa alam (juga yang buatan) yang terjadi. Untuk menuliskannya, diciptakanlah simbol yang berhubungan dengan penyebutannya, yang berasal dari beberapa sumber.

Beberapa besaran dan satuan dinamai dengan nama penemunya, sedangkan yang lainnya biasanya berasal dari nama dalam bahasa Inggris. Semua nama tersebut perlu disingkat untuk memudahkan penulisan, sering kali menjadi satu huruf saja.

Huruf apa saja yang dipakai oleh para ahli fisika? Mari kita lihat satu per satu!

A: Ampere, satuan arus listrik; a untuk akselerasi atau percepatan.

B: Medan induksi magnet. Mungkin berasal dari Biot-Savart.

C: Coulomb, satuan muatan listrik; c untuk kecepatan cahaya.

D: Medan listrik pergeseran (displacement); d sering dipakai untuk jarak (distance).

E: Energi; medan listrik (electric field). e untuk muatan listrik elektron.

F: Gaya (force); f untuk frekuensi.

G: konstanta gravitasi Newton; g dipakai untuk percepatan gravitasi.

H: Medan magnet akibat arus listrik. Juga H untuk Henry, satuan induktansi. h untuk konstanta Planck.

I: Arus listrik.

J: Joule, satuan energi. Juga untuk rapat arus listrik.

K: Biasa dipakai sebagai konstanta (misal: F = k q1 q2 / r2 ). k juga untuk konstanta Boltzmann.

L: Liter; momentum sudut; bilangan kuantum orbital. Juga biasa dipakai untuk panjang (length).

M: Massa, magnetisasi, meter.

N: Newton, satuan gaya. Juga bilangan kuantum utama dan jumlah partikel (number) dalam mol.

O: Baiklah, huruf ini tidak dipakai karena bentuknya mirip angka nol. Kalau saja bentuknya lain, mungkin akan dipakai sebagai satuan resistansi, Ohm.

P: Daya (power); tekanan (pressure); polarisasi listrik; p untuk momen dipol listrik dan momentum linear.

Q: Sering dipakai dalam termodinamika untuk usaha. q untuk muatan listrik.

R: Biasa dipakai untuk jari-jari lingkaran (radius) dan jarak (range).

S: Entropi; s untuk detik (second) dan spin dalam fisika kuantum.

T: Waktu; periode; temperatur. Juga T untuk Tesla, satuan untuk medan induksi magnet.

U: Energi dalam. Kadang-kadang dipakai untuk menyatakan kecepatan, jika huruf v sudah dipakai.

V: Kecepatan, dari velocity. Juga besaran dan satuan tegangan listrik (Voltase dan Volt) dan potensial pada umumnya.

W: Usaha (Work). Watt adalah satuan daya.

X,Y,Z dipakai sebagai koordinat. Y untuk modulus Young; dalam fisika nuklir, Z menyatakan jumlah proton dalam inti.

Menariknya, setelah menghabiskan (hampir) semua huruf dalam alfabet Latin pun, para fisikawan masih merasa belum cukup. Mereka mengeluarkan persediaan huruf Yunani. Mari kita telusuri lagi!

α (alfa): Percepatan sudut.
β (beta), γ (gamma): Jenis radiasi nuklir, bersama-sama dengan α. Dalam relativitas khusus, γ berarti faktor Lorentz.
δ (delta): Fungsi delta Dirac. Versi kapitalnya, Δ, sering digunakan untuk menyatakan selisih suatu besaran yang sedang ditinjau.
ε (epsilon): konstanta permitivitas listrik (atau konstanta dielektrik).
η (eta): Dalam banyak hal berarti efisiensi.
θ (theta): Sudut.
κ (kappa): Modulus Bulk.
λ (lambda): Panjang gelombang; rapat muatan listrik per satuan panjang.
μ (mu): Momen magnetik. Juga dipakai untuk menyatakan permeabilitas magnetik.
ν (nu): Frekuensi.
ξ (xi): Satu jenis baryon dinamai dengan versi huruf kapitalnya, “Ξ baryon”.
π (pi): Selain untuk bilangan 3,1415926535… juga untuk paritas yang berhubungan dengan simetri.
ρ (rho): Rapat massa atau muatan listrik per satuan volum, juga resistivitas listrik (hambat jenis).
σ (sigma): Konduktivitas listrik; rapat muatan listrik per satuan luas. Juga digunakan untuk menyatakan konstanta Stevan-Boltzmann.
τ (tau): Torsi (momen gaya); kadang digunakan untuk mengganti t waktu juga.
φ (phi): Dalam versi huruf kapitalnya (Φ) berarti fluks magnet.
χ (chi): Suseptibilitas, χm untuk magnet dan χe untuk listrik.
ψ (psi): Dalam fisika kuantum, digunakan untuk menyatakan fungsi gelombang, yang menyatakan keadaan.
ω (omega): Kecepatan sudut atau frekuensi sudut. Versi huruf kapitalnya, Ω, digunakan juga untuk satuan Ohm.

Kita lihat juga peranan beberapa angka dalam fisika:

1 teori tentang segalanya yang dicari-cari para fisikawan.
2 sifat yaitu partikel dan gelombang, yang sepertinya dimiliki oleh segala benda.
3 dimensi ruang tempat kita hidup.
4 macam gaya dasar yaitu nuklir kuat, nuklir lemah, elektromagnet, dan gravitasi.
5 buah titik Lagrangian pada sebuah planet yang mengorbit matahari.
6 macam quark, yaitu up, down, strange, charm, top, bottom.
7 besaran pokok yaitu panjang, waktu, massa, temperatur, arus listrik, intensitas cahaya, dan jumlah partikel.
8 partikel dalam kelompok meson dan baryon ringan.
9 planet dalam tata surya sebelum Pluto dicoret.
10 juta kronor Swedia, hadiah untuk pemenang Nobel, diberikan tanggal 10 Desember.

Mungkin pada akhirnya dapat disimpulkan:

Fisika

itu

sulit, tapi

indah,

keren, dan

asyik!

Penulis:
Eko Widiatmoko, guru fisika di SMA Aloysius Bandung, alumnus ITB.
Kontak: e_ko_w(at)yahoo(dot)com.