Berbagi pengetahuan, dari mana saja, dari siapa saja, untuk semua

Mnemonik, Cara Melawan Lupa Unsur Kimia

“Memori adalah anugerah yang mengagumkan yang membuat seseorang bisa mengingat masa lalu, mengutarakan keadaan sekarang, dan merenungkan masa depan melalui persamaannya dengan masa lalu,” demikianlah kata ilmuwan di zaman Yunani Kuno. Eh, teman-teman pernah mengalami lupa, bukan? Ya, misalnya ingat wajah tapi lupa nama.

Dalam hal pelajaran, seperti konsep dan rumus kimia yang harus dikuasai di sekolah, saking banyaknya bisa membuat kita sering lupa dan salah rumus. Yups, lupa bisa terjadi karena memori lama tertumpuk dengan memori baru, apalagi mengingat nama-nama unsur kimia yang begitu banyak. Padahal, mengingat unsur kimia itu penting karena pengetahuan kimia dibangun berdasarkan hasil observasi dari pengetahuan sifat-sifat unsur kimia.

Ilustrasi banyaknya konsep kimia yang harus dikuasai.

Ilustrasi banyaknya konsep kimia yang harus dikuasai.

Ilmu kimia memang bukan mutlak untuk dihafal, melainkan dipahami. Namun, pengetahuan paling utama adalah mengetahui dan ingat tentang nama-nama unsur kimia. Itulah mengapa kita sulit belajar kimia karena sering lupa nama unsur dan letaknya karena pengetahuan unsur-unsur kimia dalam ingatan kita belum “tertata rapi” dalam struktur kognitif pada memori jangka panjang. Ada beberapa faktor yang membuat kita lupa. Di antara faktor-faktor itu adalah salah menggunakan bagian memori dalam otak. Ingatan kita bisa luntur juga seperti cat yang terkena panas matahari atau hujan.

Meskipun bisa ada beberapa masalah dalam menghafalkan unsur-unsur kimia, kita jangan terlalu khawatir. Mengingat nama unsur kimia adalah keterampilan, bukan gifted (pemberian) sehingga hal itu bisa diatasi selama mau berlatih. Latihan akan membantu daya ingat otak sehingga mampu mengoptimalkan cara kerjanya secara alami. Ada tujuh faktor yang menentukan daya ingat seseorang, yaitu bawaan sejak lahir, tingkat pendidikan, faktor usia, kebiasaan hidup, nutrisi, program pikiran, dan punya keterampilan mengingat atau tidak.

Mengapa mengingat nama orang cepat lupa, namun pada wajah selalu ingat? Perlu kita ketahui, cara menyimpan nama tidak sebaik cara menyimpan citra wajah di dalam otak. Hal ini karena sebagian besar fungsi korteks visual di otak kita lebih ditujukan untuk mengenali wajah. Sedangkan bahasa merupakan kecerdasan modern yang baru ditemukan sekitar 100 ribu tahun yang lalu. Akibatnya, otak tidak menyediakan ruang yang cukup besar untuk hasil perkembangan kecerdasan baru ini. Sangatlah lumrah kalau kita ingat wajah tapi lupa namanya. Lantas, bagaimana dengan mengingat unsur-unsur kimia?

Sebelum membahas lebih jauh, coba teman-teman masih ingatkah dengan warna pelangi? Dulu, kita pernah diajarkan cara mengenal tujuh warna pelangi menggunakan kata mejikuhibiniu. Ya, mejikuhibiniu itu merupakan singkatan dari kata merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu. Gampang kan cara mengingat warna-warna pelangi tersebut? Teknik mengingat dengan kata mejikuhibiniu ini disebut dengan mnemonik (dibaca ne-mo-nik). Kata mnemonik berasal dari nama Dewi Memori Yunani Mnemosyne, perwujudan dari seorang dewi ingatan dalam mitologi Yunani. Dulu bangsa Yunani sangat dikagumi karena mereka memiliki daya ingat yang kuat.

Mnemonik adalah teknik yang teruji ilmiah berdasarkan pengetahuan dan penelitian neurologi tentang prinsip-prinsip memori. Salah satunya bahwa ingatan manusia akan lebih mudah tersimpan lama dan akan mengingat kembali informasi jika memori yang tersimpan “bermakna”. Biasanya mnemonik sering menggunakan alat verbal, terkadang menggunakan sejenis sajak kecil atau kata khusus untuk mengingat sesuatu sebagai “pengikat makna”. Mnemonik menggunakan asosiasi antara bentuk/rumusan yang mudah diingat dan dihubungkan dengan data yang ingin diingat.

Ilustrasi peningkatan daya ingat dengan teknik mnemonik.

Ilustrasi peningkatan daya ingat dengan teknik mnemonik.

Istilah mnemonik di Indonesia sering disebut “jembatan keledai”. Teknik ini merupakan cara alternatif yang sudah lama digunakan sejak zaman dulu agar siapapun bisa dengan cepat menghafal sesuatu dengan mudah. Strategi mnemonik ini merupakan cara untuk pengkodean sehingga dapat membantu proses menyimpan dan mengingat kembali, baik dalam ingatan jangka panjang maupun jangka pendek, karena sistem tersebut memungkinkan kita menyimpan informasi di dalam memori yang bermakna, sehingga akan mampu memperolehnya kembali bila dibutuhkan.

Pemecahan masalah biasanya berkaitan dengan fungsi otak kiri yaitu logika, angka, tulisan, kecerdasan, hitungan, analisis, dan ingatan jangka pendek (short term memory) yang menyatakannya dengan menunjukkan fakta disertai unit/bagian yang logis, seperti fakta, analisis, tahap demi tahap, perhitungan angka-angka.  Sementara itu, otak kanan berdasarkan pada spontanitas apa yang ada dalam pikiran untuk ingatan jangka panjang (long term memory) yang dikonsepkan dalam intuisinya, seperti imajinasi, bentuk, suara dan gerakan, kreativitas, musik, warna, dan emosi.

Pembagian kecerdasan pada otak kiri dan kanan.

Pembagian kecerdasan pada otak kiri dan kanan.

Dalam teknik mnemonik, fungsi otak kanan diaktifkan karena anak dilatih untuk membuat suatu cerita, berimajinasi, lagu atau irama dan gambar sehingga suatu materi menjadi sesuatu yang unik, menarik, dan menyenangkan. Dengan demikian, kita akan lebih mudah dan lebih cepat dalam menghafal. Ingatan itu pun tidak hanya kemampuan untuk menyimpan apa yang pernah dialami pada masa lampau, tetapi juga termasuk kemampuan untuk menerima, menyimpan dan mengeluarkan kembali.

Dalam pelajaran kimia, kemampuan menghafal unsur-unsur kimia akan memberikan banyak keuntungan dalam mempelajari pokok bahasan materi kimia atau soal-soal yang terkait dengan sifat suatu zat. Beberapa pengetahuan tentang unsur kimia ini dapat membantu dengan cepat cara menentukan letak unsur dalam tabel periodik (periode dan golongan). Pengetahuan dasar sifat suatu zat dapat membantu mengurutkan unsur-unsur berdasarkan sifat kelektronegatifan, afinitas elektron, energi ionisasi, urutan kekuatan/kelemahan sifat asam dan basa, urutan kekuatan sifat oksidator dan reduktor, serta urutan deret kereaktifan unsur.

Pengetahuan nama-nama unsur kimia juga dapat membantu dalam memahami pembentukan ikatan ion, kovalen, dan logam serta menentukan jenis larutan elektrolit dan nonelektrolit. Selain itu, pengetahuan letak unsur berdasarkan golongan dapat membantu menentukan bilangan oksidasi suatu unsur dari senyawa kimia tertentu.  Kalau senyawanya diberikan dalam lambang unsur asli tanpa data tentu ini harus memanfaatkan hafalan. Walaupun soal seperti ini tidak bagus karena terlalu mengandalkan hafalan, tapi apa boleh buat kalau soalnya begitu mesti dilahap juga, bukan? Bisa saja ada soal yang menanyakan manakah garam berikut yang memiliki sifat ion paling kuat, yang begitu itu tentu dengan cepat dapat dijawab jika tahu di mana letak unsur dalam sistem periodik unsur.

Apakah menghafal unsur kimia dalam tabel periodik unsur mustahil? Tidak juga. Hafalkan saja baris-baris berikut ini. Siap? Mulai.

Golongan A (ke bawah):

Gol IA   : H-Li-Na-K-Rb-Cs-Fr (Hji LiNa Kawin Robi Cs Frustasi)
Gol IIA  : Be-Mg-Ca-Sr-Ba-Ra (Beli Mangga Campur Sirsak Bawa Rambutan)
Gol IIIA : B-Al-Ga-In-Tl-Uut (Bang Ali Ganteng InTelek Usaha utang)
Gol IVA : C-Si-Ge-Sn-Pb-Uuq (Curhat Si Gendut Seneng Plembungan Untuq)
Gol VA  : N-P-As-Sb-Bi-Uup (Nembak Pacar Asal Sabar Bisa, Uups!)
Gol VIA : O-S-Se-Te-Po-Uuh (Orang Suka Selalu TelPon, Uuh!)
Gol VIIA  : F-Cl-Br-I-At-Uus (Festival Celana Baru Iri Ati ngUruse)
Gol VIIIA : He-Ne-Ar-Kr-Xe-Rn-Uuo (Heboh Negara Arab Karena Xeksi Ratunya, WUuow!)

Golongan A (ke kanan):

Periode 1 : H-He (Cuma dua ini sih pasti hafal!)
Periode 2 : Li-Be-B-C-N-O-F-Ne (Lima Belas Bos Cari NOmor Funky New)
Periode 3 : Na-Mg-Al-Si-P-S-Cl-Ar (Nanti Minggu Ali Siap Pergi Sama Calon Artis)
Periode 4 : K-Ca-Ga-Ge-As-Se-Br-Kr (Kang Camat Ganteng, Gelangnya Asli Serba Baru Kereen)
Periode 5 : Rb-Sr-In-Sn-Sb-Te-I-Xe (Rebo Sore Ini Senior Sibuk Telepon Ingin Xencan)
Periode 6 : Cs-Ba-Tl-Pb-Bi-Po-At-Rn (Cisarua Banjir Tolak Pemberian Bingkisan Popmi Atau Rendang)
Periode 7 : Fr-Ra-Uut-Uuq-Uup-Uuh-Uus-Uuo (Frustasi Rancang Undang-undang 345678)

Golongan B  (ke bawah):
Gol IIIB : Sc-Y-La-Ac (Sinchan Yakin Lamar Acing)
Gol IVB : Ti-Zr-Hf-Rf (Tim Zaire Hafal Reformasi)
Gol VB  : V-Nb-Ta-Db (Vina Nabung Tabungan Di bank)
Gol VIB : Cr-Mo-W-Sg (Cari Motor Warga Singapura)
Gol VIIB  : Mn-Tc-Re-Bh (Mantu Tercantik Rebutan Buah)
Gol VIIIB : Fe-Ru-Os-Hs (Festa Rujak Oseng Hias), Co-Rh-Ir-Mt (Cowok Ramah Insinyur Matematika), Ni-Pd-Pt-Ds (Nipu Pendeta Pasti Dosa)

Gol IB : Cu-Ag-Au-Rg (Cukur Anggaran Australia Rugi)
Gol IIB : Zn-Cd-Hg-Uub (Zenius Cerdas Hingga Ultra-ultra best!)

Catatan:
Teman-teman bisa baca juga topik terkait teknik menghafal mnemonik pada rubrik pendidikan majalah 1000guru edisi Mei 2016.

Bahan bacaan:

Penulis:
Nayudin Hanif, S.Pd., Guru Kimia Sekolah Indonesia Kota Kinabalu (SIKK), Sabah-Malaysia.
Kontak: kimia_mudah(at)yahoo(dot)co(dot)id.